Hari Sabtu ini, saya bersama-sama dengan partner rancang (RP) pabrik saya yaitu Dinda dan Ripper mengadakan semacam pesta kecil2an untuk merayakan selesainya masa-masa bersusah payah kami. Sebenarnya kami memang sudah merencanakan hal ini jauuuh sebelum RP kami selesai. Bahkan tadinya kami juga berencana untuk mengajak dosen pembimbing kami yang tentu saja sangat dekat dengan Dinda eh.. kami..khihi. Dan barulah pada hari ini hal tersebut bisa kesampaian. Pada awalnya kami bingung apakah akan menonton bioskop saja atau berkaraokean. Namun, setelah melalui berbagai tahap survei bioskop dan perdebatan yang alot di antara kami bertiga (lebai_) akhirnya kami memutuskan berkaraokean bersama.
Yap datanglah kami bertiga dengan berbekalkan makanan dan minuman yang disembunyikan dengan rapi di dalam tas saya. Waktu kami mau check-in (buee mesen ruangan maksudnya) ternyata ruang VIP small sudah habis semua. Jadi mau tidak mau kami memesan ruang VIP medium yang lebih mahal 10rebu..hahhaa..selama 1 jam. Dan..masuklah kami bertiga ke ruangan tersebut. Dengan semangat 45 kami langsung menyambar mic (ndeso skali) dan mencari lagu-lagu yang akan kami nyanyikan. Tanpa berpikir panjang kami langsung memilih beberapa lagu sebagai berikut:
-
Mulan Jameela – Makhluk Tuhan Paling Seksi
Ini merupakan request pertama teman kami Ripper yang tergila gila dengan Mulan Jameela, bahkan tanpa mengenal situasi dan kondisi, dia sering memutar sekaligus menyanyikan (ini dia yang membuat saya dan dinda semakin mual) lagu2 Mulan di sela-sela kepenatan laporan RP.
-
Oasis – Don’t Go Away, Don’t Look Back in Anger, dan Wonderwall
Yap,Oasis memang salah satu Band favorit kami bertiga, bahkan di sela-sela RP kami masih sempat bertukar dan bertransfer ria lagu2 Oasis.
-
U2 – Stuck in The Moment
Nah ini dia lagu kebangsaan kami saat mengerjakan RP. Sesuai dengan judulnya, kami memang selalu stuck in the moment.
-
Radiohead – Fake Plastic Trees:
Ini salah satu lagu kesukaan saya dari band yang juga menjadi favorit saya. Dan setelah mencoba meniru falseto khas Thom Yorke, terbukti saya memang… GAGAL menyanyikannya.
-
Acrtic Monkeys – Fluorescent Adolescent:
Nah ini lagu yang super ribet. Saya dan dinda yang mencoba menyaingi Alex Turner tentu saja gagal total karena liriknya yang tidak lazim dengan beat yang super cepat membuat kami hanya bernyanyi utuh di bagian akhir…Falling about you took a left off Last Laugh Lane..
-
Radiohead – Creep
Kali ini dinda dan ripper yang mengambil alih suara Yorke. Namun yang membuat kami heran adalah visualisasi lagu ini yang memakai potongan2 adegan film Narnia: The Lion, The Witch, and The Wardrobe (??). Sampai saat ini saya masih bingung apa hubungannya lagu Creep yang depresif dengan film Narnia?? Ada yang bisa memberi tahu??
-
The Beatles – Here, There, and Everywhere
Setelah kenyang dengan lagu-lagu pop yang nge-beat sampai depresif akhirnya tibalah kami menyanyikan lagu yang slow dan romantis. Pada bagian ini saya dan Dinda yang sepenuhnya bernyanyi..sedangkan Ripper tentu saja melotot memandangi model wanita yang ada di layar TV huehueeue…
Yah sebenarnya masih banyak lagi lagu-lagu yang kami nyanyikan, Ripper pun tidak mau ketinggalan untuk menampilkan sisi romantisnya (atau sisi gelapnya) dengan menyanyikan lagu-lagu Boyzone dan Bon Jovi yang Thank You for Loving Me… Namun karena kami hanya memesan 1 jam saja, tanpa terasa kami harus menyudahi kegilaan kami. Sekiranya dapat dibayangkan bagaimana kalau saya, Dinda, dan Ripper bernyanyi bersama maka sudah pasti orang lain yang mendengarnya bakal terkena iritasi gendang telinga atau semua lagu itu jadi tidak laku lagi di pasaran. Tapi yaaa setidaknya kami masih punya rasa percaya diri yang patut dicontoh (ehaehaha_).
Yap satu jam saja kami berkaraoke tapi semoga tetap menjadi kenangan indah yang tak terlupa (paling tidak) bagi kami kelompok Z3.78.2.18,,,,